Windows XP
CALIFORNIA - Meski masih menjadi sistem operasi
Windows yang paling banyak digunakan, Windows XP mulai ditinggalkan
penggunanya setelah ‘berkuasa’ selama sekira 10 tahun.
Berdasarkan data terbaru yang dikeluarkan Net Applications, market share
XP dari seluruh OS kini berada di bawah angka 50 persen. Menurut Net
Applications, market share XP memang terus terkikis selama beberapa
tahun terakhir. Tahun lalu, XP masih mencapai market share 62 persen.
Namun Juli 2011, angka itu sudah menyusut hingga 51 persen. Demikian
dilansir
Cnet, Rabu (3/8/2011).
Pada saat yang sama, versi terbaru Windows, Windows 7 menguasai hampir
28 persen pasar OS dibandingkan sistem operasi lain, termasuk Mac OS X
dan iOS milik Apple. Namun angka ini terbilang cukup memuaskan mengingat
Windows 7 baru dirilis pada Oktober 2009.
Sementara itu, market share Windows Vista terus mengalami penurunan
setiap bulan dan kini hanya tercatat di angka 9 persen. Kendati
demikian, secara keseluruhan Windows masih mendominasi pasar OS global
dengan angka 87 persen.
Menurunnya market share Windows XP bisa jadi terkait dengan rencana
Microsoft untuk mengakhiri siklus hidup Windows XP pada 2014 mendatang.
Untuk itu, Microsoft pun berupaya keras mendorong pengguna Windows XP,
baik individu maupun pelaku bisnis, beralih ke Windows 7 yang diklaim
lima kali lipat lebih aman dibandingkan XP.
Namun migrasi dari Windows XP ke Windows 7 dinilai sangat membuang
waktu, terutama oleh pelaku usaha. Tools yang dikeluarkan Microsoft
seperti Windows Easy Transfer pun dinilai belum cukup membuat proses
migrasi itu efektif.
Tak ayal, survei yang dilakukan terhadap sejumlah pekerja IT November
lalu mengungkapkan bahwa mereka berniat terus menggunakan XP meskipun
Microsoft menghentikan semua update untuk Windows XP pada 2014
mendatang.